OJK, BI Checking, dan Cara Agar Pengajuan Kredit Tetap Berpeluang Disetujui

Rabu, 27 Mei 2026 Dimas

Apa Itu OJK dan BI Checking ?

Otoritas Jasa Keuangan atau yang dikenal sebagai OJK adalah lembaga yang mengawasi seluruh kegiatan jasa keuangan di Indonesia, termasuk perbankan, leasing, pembiayaan, dan fintech.

Sedangkan BI Checking adalah istilah lama yang sekarang dikenal sebagai SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan). Sistem ini digunakan oleh bank dan perusahaan pembiayaan untuk melihat riwayat kredit seseorang sebelum menyetujui pinjaman.

Melalui SLIK OJK, pihak leasing atau bank bisa mengetahui:

  • Riwayat cicilan kredit
  • Apakah pernah telat bayar
  • Jumlah pinjaman aktif
  • Status kolektibilitas kredit
  • Riwayat pelunasan

Apa Itu Kredit Score atau Kolektibilitas ?

Dalam SLIK OJK terdapat penilaian yang disebut kolektibilitas kredit.

Berikut kategorinya:

SkorKeterangan
Kol 1Lancar
Kol 2Dalam perhatian khusus
Kol 3Kurang lancar
Kol 4Diragukan
Kol 5Macet

Semakin tinggi skor keterlambatan, semakin sulit pengajuan kredit disetujui.

Namun, bukan berarti pengajuan pasti ditolak.


Apakah Masih Bisa Mengajukan Kredit Jika BI Checking Buruk ?

Jawabannya: masih ada peluang, tergantung kondisi dan solusi yang dilakukan.

Beberapa perusahaan pembiayaan masih mempertimbangkan pengajuan apabila:

  • Tunggakan sudah lunas
  • Memiliki penghasilan stabil
  • Menyertakan jaminan seperti BPKB motor atau mobil
  • Memiliki alamat dan pekerjaan yang jelas
  • Memenuhi syarat usia kendaraan

Cara Agar Pengajuan Kredit Lebih Berpeluang Lolos

1. Lunasi Tunggakan Sebelumnya

Jika masih memiliki tunggakan aktif, usahakan untuk menyelesaikannya terlebih dahulu. Setelah lunas, data biasanya akan diperbarui di sistem SLIK OJK.


2. Gunakan Jaminan BPKB

Pengajuan dana tunai dengan jaminan BPKB motor atau mobil biasanya memiliki peluang lebih baik dibanding pinjaman tanpa agunan.

Karena pihak pembiayaan melihat adanya aset yang dijaminkan.


3. Pastikan Data dan Dokumen Valid

Siapkan dokumen seperti:

  • KTP
  • KK
  • STNK
  • BPKB
  • Slip gaji atau usaha
  • Rekening koran jika diperlukan

Data yang jelas membuat proses analisa lebih mudah.


4. Hindari Pengajuan di Banyak Tempat Sekaligus

Terlalu banyak pengajuan dalam waktu dekat bisa membuat riwayat terlihat kurang baik di sistem.

Ajukan di tempat yang sesuai dengan kondisi kredit Anda.


5. Pilih Program Pembiayaan yang Tepat

Beberapa leasing memiliki kebijakan berbeda terkait penilaian kredit score.

Karena itu penting memilih program pembiayaan yang memang masih bisa membantu konsumen dengan riwayat kredit tertentu.


Solusi Dana Tunai Jaminan BPKB

Bagi Anda yang membutuhkan dana tunai dengan proses cepat, jaminan BPKB motor dan mobil masih menjadi solusi yang banyak dipilih masyarakat.

Keunggulannya:

  • Proses relatif cepat
  • Kendaraan tetap dipakai
  • Bisa untuk kebutuhan usaha atau pribadi
  • Pengajuan dapat dibantu konsultasi terlebih dahulu

Ketentuan umum:

  • Motor minimal tahun 2014
  • Mobil minimal tahun 2010

Kesimpulan

Riwayat kredit memang menjadi salah satu penilaian penting dalam pengajuan pinjaman. Namun, memiliki kredit score kurang baik bukan berarti tidak memiliki kesempatan sama sekali.

Dengan memperbaiki riwayat pembayaran, melengkapi dokumen, serta memilih program pembiayaan yang tepat, peluang pengajuan kredit tetap bisa terbuka.


Butuh Konsultasi Pengajuan Dana Tunai BPKB?

🌐 www.danacepatbpkb.id
📱 WhatsApp: 08999849905

Konsultasikan kebutuhan dana Anda terlebih dahulu untuk mengetahui peluang pengajuan sesuai kondisi kredit dan kendaraan Anda.